Kategori
Spiritual

Tradisi Unik Masyarakat di Dunia, Ada yang Sampai Potong Bibir!

Tradisi Unik Masyarakat di Dunia

Tradisi Unik Masyarakat di DuniaPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 9 Agustus sebagai Hari Masyarakat Adat Dunia Sedunia. Perayaan ini ditujukan supaya kita sadar betapa pentingnya masyarakat adat sebagai pewaris dan praktisi budaya.

Baca juga : Tradisi Unik Umat Tionghua, Mana yang Masih Kamu Lakuin?

Terlepas dari perbedaan di masing-masing kelompok atau suku, inilah tradisi paling unik yang ada di dunia.

Memanjangkan Leher, Suku Karen – Thailand

Tradisi memanjangkan leher ini terjadi di Suku Karen yang berasal dari dataran tinggi Tibet. Sekarang, mereka menetap di Baan Tong Luang bersama tujuh suku lainnya di Thailand bagian utara. Ada pula yang menetap di daerah Pet Pan, Myanmar.

Wanita di Suku Karen percaya, semakin panjang lehernya akan membuat penampilannya makin cantik. Mereka menggunakan banyak cincin kuningan di lehernya, semakin panjang akan terlihat kian terpandang.

Hari Thaipusam, Suku Tamil

Hari Thaipusam diperingati masyarakat Hindu di India, Malaysia, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, dan sebagainya. Mayoritas orang-orangnya merupakan keturunan Suku Tamil dari Bangsa Dravida yang berasal dari Asia Selatan.

Thaipusam digelar untuk menghormati Dewa Perang Hindu, Muragan. Sebagai bukti penghormatan dan penebusan dosa, beberapa orang akan menusuk sisi kulit dada dan belakang. Ritual ini berlangsung pada bulan ke-10 dalam kalender Hindu.

Tulip Time, Belanda

Di Belanda, mereka menyambut mekarnya bunga tulip dengan tradisi Tulip Time. Acara berlangsung mulai 5-13 Mei dengan cara menggelar parade. Masyarakat lokal akan mengenakan pakaian tradisional Belanda, menari bersama pasangan, hingga menyanyikan lagu khas.

Cheese Rolling Race, Inggris

Berdasarkan buku Fotheringham’s Sporting Trivia karya Will Fotheringham Cheese Rolling Races sudah berlangsung sejak 400 tahun lalu. Balapan dari atas bukit ini sebagai penanda dimulainya musim panas dan ritual untuk memastikan hasil panen yang baik. Semua orang bisa mengikutinya dengan hadiah utama berupa keju terbaik buatan Diana Smart.

Menutup Hidung, Suku Apatani – India

Suku Apatani hidup di Ziro Valley, sebuah desa kecil di Arunachal Pradesh, India. Wanita di sana identik dengan tato lima garis di dagu dan melubangi hidungnya, lalu ditutup dengan kayu.

Hal ini dilakukan supaya mereka tidak dilirik para pria dari suku lain. Mereka diharuskan menggunakannya setiap hari. Meski sudah berkurang, masih ada Suku Apatani yang menjaga tradisi ini sejak 1970.

Sumber : idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *