Kategori
Society

Akses Masuk Bandung dari Selatan Ditutup Setiap Malam

Akses Masuk Bandung dari Selatan Ditutup Setiap Malam

Akses Masuk Bandung dari Selatan Ditutup Setiap Malam – Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung memberlakukan penutupan akses masuk ke pusat Kota Bandung dari sejumlah jalur di lingkar selatan setiap malam hari.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan penutupan itu dilakukan untuk mencegah adanya kerumunan masyarakat pada malam hari dalam menangani penyebaran Covid-19.

“Penutupan semata-mata membatasi akses masyarakat memasuki Kota Bandung, ada pro dan kontra tetapi kami mengutamakan kesehatan, yang penting upaya untuk menghindari masyarakat berkumpul,” kata Bayu di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin.

Bayu mengatakan, ada sebanyak 11 titik jalur akses masuk dari arah selatan menuju pusat Kota Bandung yang ditutup. Penutupan itu, kata dia, dilakukan setiap malam dari pukul 22.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Bayu menambahkan penutupan akses masuk ke Kota Bandung dari wilayah selatan ini guna mencegah kerumunan. Sebab berdasarkan analisa dan evaluasi, banyak kendaraan masuk ke wilayah Bandung dari arah selatan.

“Pertimbangan lingkar selatan itu akses masuk Kota Bandung dari selatan aktivitas masyarakat dari selatan banyak ke Kota Bandung. Kita sudah mengantisipasinya, waktu penutupan dari jam sembilan malam sampai jam enam pagi,” kata dia.

Titik-titik jalur yang ditutup itu, yakni Jalan Ahmad Yani–Jalan Laswi, Jalan Gatot Subroto–Jalan Pelajar Pejuang 45, Jalan Talaga Bodas–Jalan Pelajar Pejuang 45, Jalan Lodaya–Jalan Pelajar Pejuang 45, Jalan Buah Batu–Jalan Pelajar Pejuang 45, Jalan Srimahi–Jalan BKR, Jalan M Ramdan–Jalan BKR, Jalan Mohamad Toha–Jalan BKR, Jalan Otista–Jalan BKR, Jalan Kopo–Jalan Peta, dan Jalan Pasirkoja–Jalan Peta.

#Kebijakan yang harus di ambil untuk kebaikan masyarakat

Selain itu, penutupan juga diberlakukan di pusat kota yang rawan terjadinya masyarakat berkumpul. Sehingga, kata dia, diharapkan pada malam hari tidak ada masyarakat yang keluar tanpa keperluan penting.

Penutupan itu, menurutnya dilakukan setiap malam hari karena sudah tidak ada lagi aktivitas perekonomian. Dengan adanya penutupan tersebut, ia berharap masyarakat semakin disiplin dan waspada menghadapi Covid-19.

“Sepanjang jalur lingkar selatan, dari Gatot Subroto ke ujungnya wilayah Kopo dan Cibeureum dilaksanakan setiap hari penutupan, berharap disiplin masyarakat akan muncul,” kata Bayu.