Kategori
Spiritual

Berbagai manfaat dari kecerdasan spiritual yang luar biasa

Manfaat Kecerdasan spiritual

Berbagai manfaat dari kecerdasan spiritual yang luar biasa – Semakin hari semakin banyak orang yang percaya pada spiritualitas sebagai salah satu solusi untuk masalah hidup. Di tengah dunia yang makin riuh, spiritualisme mengajak orang untuk kembali mencari keheningan dalam diri dan membawa nilai-nilai yang lebih bermakna.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendefinisikan manusia sebagai makhluk psikologis, sosial, dan spiritual. Sementara tak sedikit psikolog yang percaya bahwa kecerdasan spiritual adalah faktor yang berperan penting bagi kesehatan mental seseorang.

Kecerdasan spiritual (SQ) tidak hanya berhubungan dengan pikiran, batin dan jiwa Anda sendiri, namun kecerdasan spiritual (SQ) juga berhubungan dengan orang lain dan alam semesta. Semakin Anda memiliki SQ yang tinggi, semakin mudah Anda untuk bisa menemukan kebahagian dan memaknai hidup. Semakin tinggi kecerdasan spiritual (SQ) yang Anda miliki, semakin tinggi pula kontribusi Anda pada sesama dan alam semesta.

Dengan memiliki kecerdasan spiritual (SQ) yang tinggi, Anda tidak akan terbawa arus zaman yang semakin kehilangan nilai-nilai kehidupan, kurangnya rasa simpati dan empati pada sesama dan kurangnya kesadaran untuk menjaga alam semesta demi terjaganya kelangsungan hidup umat manusia.

Cara membangun kecerdasan spiritual Spiritualitas

adalah pengalaman yang pribadi bagi tiap orang. Cara seseorang untuk menggapai kecerdasan spiritual juga berbeda-beda, ada yang melakukannya dengan yoga, meditasi, berdoa, dan sebagainya

Melatih kesadaran

Sadarilah bahwa kita memang tidak sempurna sebagai manusia. Ada kesalahan dan ego yang terselip di dalam diri. Tapi bukan berarti kita bisa membiarkan hal-hal ini menguasai diri. Oleh sebab itu, sadari, pertanyakan, dan ubah hal-hal buruk yang membuat jiwa Anda tidak tenang. Saat telah terbiasa untuk hidup secara ‘sadar’, akan lebih mudah bagi kita untuk menghargai serta menikmati hidup.

Menjalani Hidup Dengan Ketulusan dan Kerendahan Hati

Biasanya, mereka yang punya kecerdasan spiritual tinggi sudah mengenali betul siapa dirinya di alam semesta ini dan mengapa berada di dunia ini. Semakin paham semakin rendah hati dan semakin besar keinginan untuk bersikap penuh ketulusan.

Mencintai Tanpa Mengharapkan Balasan

Bagi mereka, cinta adalah diri mereka sendiri. Mereka mencintai tanpa berharap untuk dicintai kembali. Karena bagi mereka mencintai adalah apa yang bisa mereka berikan dalam kehidupan ini.

Melakukan visualisasi

Visualisasi adalah teknik yang digunakan untuk membantu dalam mewujudkan apa yang kita inginkan dalam hidup. Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang law of attraction atau hukum ketertarikan? Konsepnya kira-kira serupa. Otak pada dasarnya tidak bisa membedakan antara visualisasi dan kenyataan. Saat kita membayangkan bahwa Akita bahagia dan tenang, otak juga akan ‘merasakan’ bahwa kita tengah bahagia. Jadi, lakukanlah visualisasi setiap hari.

Berkumpul dengan komunitas

Berkumpul dengan orang-orang yang membuat kita merasa terhubung akan menguntungkan untuk kecerdasan spiritual. Kita akan menjadi lebih terbuka, menghargai keberagaman, lebih nyaman dengan diri sendiri, serta meningkatkan empati. Komunitas tersebut bisa siapa saja, tak hanya teman dekat atau keluarga. Anda dapat bergabung dalam klab buku, berkumpul dengan teman yoga, dan banyak lagi.

Kategori
Spiritual

Kelemahan yang Menandakan Level Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Kelemahan – Kecerdasan manusia biasanya dinaytakan dengan nilai IQ(Intellectual Quotient), memang tidak mudah diperkirakan dengan mata telanjang. Tapi, menurut penelitian ada ciri-ciri yang dinilai sebagai kelemahan padahal itu dapat menandakan level kecerdasan orang tersebut di atas rata-rata.

Baca juga : Ciri-ciri Orang Memiliki Kecerdasan Spritual

1. Masalah Mental
Meski kontroversial, sejumlah penelitian membuktikan kebenaran pernyataan ini. Riset yang dipublikasikan di British Journal of Psychiatry menyatakan bahwa kemampuan mencapai nilai A di sekolah berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan bipolar. Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Neuron juga membuktikan bahwa sejenis protein yang terkait dengan memori spasial dan rasa ingin tahu, dua IDN POKER APK komponen yang menandakan kecerdasan seseorang, adalah protein serupa yang terkait dengan gangguan bipolar dan skizoprenia.

2. Pemalas
Meski tak semua orang pintar itu malas bergerak, penelitian membuktikan bahwa mereka yang tidak suka berpikir cenderung mudah bosan, sehingga ingin aktif dalam berbagai kegiatan yang bersifat fisik. Ini menjelaskan mengapa orang-orang yang cerdas di sekolah biasanya tidak terlalu suka berolahraga. Dibandingkan aktif secara fisik, orang yang level kecerdasannya tinggi lebih memilih untuk aktif secara mental dengan membaca, menganalisis, dan kegiatan lain yang sering kali tampak sebagai kegiatan lembam, sehingga rentan dilabeli pemalas.

3. Mudah Khawatir
Kebiasaan memikir dan menganalisish pangalaman tertentu secara berulang juga menjadi salah satu tanda kecerdasan. Ini telah dibuktikan oleh sebuaj studi yang dimuat dalam jounal. Responden yang memiliki kecerdasan verbal tinggi adalah orang yang memiliki baca tulis yang baik. Namun, mereka memiliki level kecemasan yang sangat tinggi. Mereka yang memiloiki kecerdasan verbal nyang tinggi cenderung untuk menghabiskan waktu dengan mengenang masa lalu dan masa depan, serta berusaha memahami hubungan diantar keduanya.

4. Gamang Secara Spiritual
Sebuah studi membuktikan bahwa orang-orang yang memiliki cara pandang naturalis tentang pembentukan alam semesta cenderung memiliki level kecerdasan lebih tinggi dibandingkan mereka yang religius. Namun, dalam perkembangannya, mereka juga sering kali merasa gamang secara spiritual ketika memikirkan berbagai penjelasan logis tentang kejadian alam semesta.

Sumber : womantalk.com

Kategori
Spiritual

Melatih Kecerdasan Spiritual untuk Menjadi Orang yang Lebih Baik

Melatih Kecerdasan Spiritual untuk Menjadi Orang yang Lebih Baik

Melatih Kecerdasan Spiritual untuk Menjadi Orang yang Lebih Baik,- Kecerdasan spiritual adalah salah satu dimensi dalam kesehatan manusia yang dirumuskan selain kesehatan fisik dan mental.

Kecerdasan spiritual bisa digambarkan sebagai bentuk upaya manusia dalam menemukan harapan, arti, dan ketenangan dalam hidupnya.

Menurut World Health Organization (WHO) terdapat tiga komponen penting yang merupakan definisi sehat berdasarkan konsep hidup sehat yang sebenarnya, meliputi sehat jasmani, sehat emosional, dan memiliki kesejahteraan sosial.

Namun, beberapa tahun terakhir, sebagian ahli telah menambahkan kecerdasan spiritual sebagai salah satu faktor penyeimbang ketiga konsep dasar tersebut.

Baca Juga : SALAH PENGERTIAN TENTANG HYPNOTERAPI

Tipe kecerdasan ini sebenarnya dapat dilihat berdasarkan aktivitas otak manusia saat melakukan hal yang bermanfaat bagi kesehatan jiwanya, misalnya saja bermeditasi atau beribadah.

Spiritualitas berhubungan erat dengan kesehatan karena pada dasarnya tubuh, pikiran, dan jiwa saling berhubungan Indopoker Android.

Kesehatan pada satu aspek akan berdampak pada aspek kesehatan lainnya.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa pemikiran positif dan kekuatan yang ditemukan manusia dari agama turut berkontribusi terhadap kesembuhan dan kesehatan manusia.

Meski kecerdasan spiritual dianggap sebagai komponen penting dalam kehidupan, namun sulit untuk dijabarkan menjadi indikator-indikator yang dapat diukur secara ilmiah.

Karakteristik Kecerdasan Spiritual

Umumnya, seseorang yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi akan memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Memiliki kesadaran diri, mengetahui apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya.
  • Mampu mengatasi masalah sesuai prinsip dan keyakinan yang dipegangnya.
  • Menghargai keberagaman dan menolak untuk melakukan kekerasan pada orang lain.
  • Merasa butuh memahami akar persoalan dan memiliki kecenderungan untuk mengajukan pertanyaan dasar.
  • Mampu menyadari hubungan antara objek dan berbagai fenomena yang sedang terjadi.
  • Mampu memiliki dan berpegang teguh pada keyakinan sendiri yang mungkin berbeda dari kebanyakan orang.
  • Memiliki respons dan manajemen stres yang lebih baik.

Sementara, seorang pakar spiritualitas mendefinisikan kecerdasan spiritual sebagai kemampuan menggunakan spiritualisme untuk mencapai tujuan dan memecahkan suatu masalah.

Menurutnya, kecerdasan spiritual terdiri dari empat kemampuan berikut:

  1. Memiliki kesadaran diri yang baik.
  2. Mampu mengambil manfaat dan makna dari pengalaman sehari-hari.
  3. Mampu memanfaatkan sumber daya spiritual untuk memecahkan masalah.
  4. Berbudi luhur.
Tips Melatih Kecerdasan Spiritual

Setiap orang memiliki panggilan hidup dan kesadaran spiritual yang unik dan berbeda-beda. Namun tujuannya sama, yaitu untuk mencari rasa damai dan ketenangan batin.

Tiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mencapai kecerdasan spiritualnya, misalnya saja melalui berdoa, meditasi, penegasan positif terhadap diri sendiri (afirmasi), menyanyikan lagu-lagu rohani, membaca buku-buku inspirasional, berlibur ke alam terbuka, hingga melakukan kegiatan kerelawanan.

Beberapa tips ini mungkin dapat membantu Anda melatih kecerdasan spiritual:

  1. Merefleksikan diri terhadap makna hidup.
  2. Mengikuti aktivitas bakti sosial. Berpartisipasi dalam kegiatan amal terhadap sesama dapat memberi kesempatan bagi Anda untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki panggilan batin yang serupa.
  3. Mau menerima dan membuka diri terhadap perubahan dalam hidup.
  4. Melakukan kebaikan terhadap orang lain baik yang dikenal maupun tidak dikenal tanpa pamrih.

Selain meningkatkan kecerdasan spiritual, jangan lupa untuk senantiasa meningkatkan kecerdasan emosional dan intelektual.

Terus tingkatkan kualitas kehidupan Anda dengan berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sebagai pelengkap, syukuri apa pun yang telah dimiliki demi bisa mendapatkan ketenangan spiritual.