Kategori
Religion

Wisata Religi di Arab Saudi

Wisata Religi di Arab Saudi

Wisata Religi di Arab Saudi – Arab Saudi dikenal sebagai pusatnya wisata religi untuk umat Islam di seluruh dunia. Saat menjalankan ibadah haji atau umrah, ada beberapa destinasi yang harus dikunjungi, seperti Masjidil Haram.

Gak hanya Masjidil Haram, banyak destinasi wisata religi yang bisa kamu kunjungi.

Masuk musim haji, sebanyak 221.000 orang dari Indonesia berangkat ke tanah suci. Para calon jemaah haji sudah mulai berangkat. Haji merupakan suatu kegiatan spesial yang ditunggu umat muslim, hingga harus rela antri bertahun-tahun sebelumnya. Mungkin sebagian dari kamu sudah pernah merasakannya atau hanya sekedar ibadah umroh.

Selain melaksanakan ibadah, ada beberapa obyek wisata yang bisa kamu kunjungi di Arab Saudi. Kamu pun bisa menikmatinya usai beribadah. Kamu bisa menapak tilas sejarah kebudayaan Islam, hingga belanja oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Masjidil Haram

Tempat ini merupakan salah satu tujuan utama orang haji maupun umroh. Berada di pusat kota Mekkah, Masjidil Haram menjadi tempat paling suci bagi umat Islam karena terdapat Ka’bah. Masjidil Haram juga termasuk masjid paling populer, sehingga akan selalu ramai walaupun bukan musim haji.

Jabal Rahmah

Dalam ibadah haji, Padang Arafah menjadi salah satu tempat terpenting, karena menjadi tempat wukuf peserta haji. Tempat ini sangat bersejarah dan berkesan. Di sinilah, Nabi Adam dan Siti Hawa pertama kali dipertemukan kembali setelah dikeluarkan dari surga.

Tak hanya sebagai tempat berdoa, kamu juga bisa menikmati pemandangan kota dari atas bukit. Sayangnya, tugu monumen di Jabal Rahmah sudah penuh coretan. Kamu jangan ikut-ikutan berbuat vandalisme ya.

Jabal Tsur

Bukit ini memiliki tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung. Bukit itu termasuk salah satu yang tertinggi di Kota Makkah. Di puncaknya, ada sebuah gua yang sangat bersejarah, yakni Gua Tsur.

Bukit itu merupakan tempat persembunyian Nabi Muhammad dan Abu Bakar dari kejaran kaum kafir Quraisy saat hendak hijrah ke Madinah, selama tiga hari.

Gunung Uhud

Gunung Uhud berada di utara Madinah dengan ketinggian sekitar 350 meter. Gunung Uhud merupakan salah satu lokasi perang besar antara umat Islam dan tentara Quraisy. Perang yang terjadi pada 15 Syawal 3 Hijrah atau Maret 625 Masehi itu dikenal dengan Perang Uhud.

Selain makam syuhada, tempat bersejarah lain yang ada di kawasan ini adalah Masjid Al-Fash. Nabi pernah salat zuhur setelah Perang Uhud selesai di masjid tersebut.

Jannat Al-Baqi

Janna Al-Baqi merupakan objek yang cukup sentimental. Janna Al-Baqi ini merupakan bagian peninggalan dari keluarga, kerabat serta sahabat Nabi Muhammad. Dahulu, orang-orang yang meninggal saat haji atau umroh dikuburkan di sini.

Kategori
Spiritual

Masjid dengan Aturan Ketat Cegah Corona

Saudi Kembali Buka Masjid dengan Aturan Ketat Cegah Corona

Saudi Kembali Buka Masjid dengan Aturan Ketat Cegah Corona – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akhirnya mengizinkan untuk kembali membuka masjid bagi jemaah di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, protokol ketat diterapkan untuk mencegah penularan corona yang berawal dari kegiatan ibadah bersama di dalam masjid. Masjid-masjid di negara itu dibuka kembali untuk jemaah umum sejak waktu salat Subuh pada Minggu.

Untuk diketahui, masjid-masjid di Arab Saudi ditutup untuk kegiatan ibadah berjemaah oleh pemerintah kerajaan tersebut mulai Maret lalu. Hal tersebut dilakoni demi mencegah penularan corona di dalam masjid.

Sebelum ada keputusan tersebut, pada Kamis Arab Saudi terlebih dahulu menyetop kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus corona.

Indonesia menjadi satu di antara 23 negara lain termasuk Cina, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, hingga Malaysia. Larangan penerbitan visa umrah juga dialami beberapa negara di timur tengah bahkan kepada penyumbang tertinggi jemaah umrah: Pakistan.

Setelah Pakistan, Indonesia merupakan negara kedua tertinggi yang mengirimkan jemaah umrah tiap tahunnya (dalam kalender hijriah). Dalam empat tahun terakhir, rata-rata jemaah umrah Indonesia mencapai 876.723 orang.

Imbas keputusan tersebut, sebanyak 2.393 jemaah dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) batal berangkat pada hari itu. Sebanyak 1.685 jemaah juga tertahan di negara transit sebelum tiba di Saudi, mereka terpaksa dipulangkan.

Mengutip dari Saudi Press Agen Poker Indonesia 88, sejumlah jemaah yang baru mengikuti salat berjemaah di Masjid Nabawi, Madinah, mengaku bahagia dengan pembukaan kembali rumah ibadah–terutama masjid suci bagi Umat Islam tersebut.

Kasus kematian akibat Covid-19 di negara

“Saya bersujud untuk menunjukkan rasa terima kasih saya kepada Allah SWT, dengan sungguh-sungguh memohon kepada-Nya untuk menjauhkan pandemi dari tanah dua Masjid Suci, serta dari semua negara Islam,” ujar Hussein Abdul Rahman, yang berprofesi sebagai guru SMP tersebut.

Arab Saudi, negara dengan 30 juta penduduk, mencatat lebih dari 85.000 orang positif tertular Covid-19. Per Minggu, jumlah kasus itu meningkat sebanyak 1.877 sehingga total ada 85.261 kasus di Arab Saudi.

Kasus kematian akibat Covid-19 di negara itu mencapai 1.644, dan 62.442 dinyatakan telah sembuh. Pendapat serupa diungkap seorang mahasiswa dari Sudan, Mubarak Ahmad Al-Sheikh dan Amer Raza yang berasal dari Pakistan.

Seperti dilansir Saudi Gazette, Juru Bicara Masjid Nabawi Jamaan Al-Asiri mengatakan meskipun masjid tersebut dibuka, namun khusus ke Raudlah dan titik masjid pertama yang dibangun pada zaman Nabi Muhammad tetap ditutup dari jemaah umum.

Selain itu, Asiri mengatakan kapasitas jemaah di masjid itu dikurangi hingga tinggal 40 persen untuk mencegah saling berdempetan dan berdesak-desakan.

Otoritas di Arab Saudi pada awal bulan ini mengatakan aturan pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap sampai berakhir seluruhnya pada 21 Juni. Namun, kebijakan itu tidak berlaku di kota suci Mekkah.

Ibadah haji dan umrah, yang menarik kunjungan jutaan umat Islam dari seluruh dunia, juga masih diberhentikan.

Aturan ketat itu antara lain pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk lingkungan masjid, memakai masker, membawa sejadah sendiri, menghindari jabat tangan, dan menjaga jarak antarsesama setidaknya sampai 2 meter.

Orang lanjut usia, anak-anak berusia di bawah 15 tahun, dan mereka dengan penyakit parah tidak diizinkan salat di masjid. Jemaah juga diwajibkan berwudu dari rumah.

Kategori
Spiritual

Sterilkan Ka’bah dari Virus Corona, Sheikh Pakai Teknologi Ozon

Sterilkan Ka’bah

CoronaImam Masjidil Haram yang juga merupakan ketua pengurus Masjidil Haram dan Masjidil Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, menggunakan teknologi Ozon untuk sterilkan sekitaran Ka’bah di tengah pandei virus corona.

Baca juga : Tengah Pandemi Corona, Azan Berkumandang 5 Kali Sehari

Seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (28/4), pembersihan itu dilakukan oleh Sheikh Sudais dengan menggunakan alat yang menghasilkan ozon dan menyemprotkannya ke bangunan yang menjadi kiblat umat Islam itu.

Pembersihan dengan Ozon

Teknologi ozon yang dimaksud adalah alat yang memproduksi ozon dengan menggunakan oksigen yang ada secara alami di udara.

Gas ozon (juga dikenal sebagai trioksigen, karena terdiri dari tiga atom oksigen) adalah aplikasi s128 mobile pengoksidasi kuat yang terkenal yang dapat membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan virus.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ozon dapat menjadi disinfektan udara yang efektif seperti dalam air. Ini telah digunakan untuk membunuh E. coli dan untuk mensterilkan lingkungan yang terkontaminasi SARS.

Teknologi

Ozon juga tidak meninggalkan residu beracun seperti bahan kimia disinfeksi lainnya. Teknologi ini menjadikannya metode desinfeksi dan sterilisasi yang aman dan efisien.

Selain Ka’bah, teknologi ini akan digunakan untuk mendisinfeksi permukaan dan karpet di Masjidil Haram.

Al-Sudais juga berpartisipasi dalam mencuci dan mendisinfeksi Ka’bah dan tempat Nabi Ibrahim.

Sterilisasi ini telah dijadwalkan pengurus Masjidil Haram yang mencakup pekerjaan pemeliharaan Hajar Aswad (batu hitam). Kiswah Ka’bah (penutup kain) dan tindakan pencegahan lainnya yang diterapkan di dalam area masjid, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di dalam dan di halaman masjid.

Sumber : merdeka.com