Kategori
Spiritual

Suku di Indonesia dengan Tradisi Spiritual Paling Mengerikan, Jangan Pernah Coba!

Spiritual Paling Mengerikan

Spiritual Paling Mengerikan – Sebagai negeri yang multikultural, Indonesia terdiri lebih dari 300 suku bangsa dengan bahasa, tradisi, dan adat kebiasaan yang berbeda-beda. Setiap tradisi yang dianut merupakan warisan leluhur yang erat kaitannya dengan unsur spiritual dan kepercayaan. Beberapa tradisi tersebut bahkan cenderung unik dan mengerikan yang tidak bisa diterima akal sehat.

Baca juga : Misteri Laut-Laut Horor di Indonesia, Segitiga Bermuda mah Lewat!

Debus, Banten

Debus merupakan tradisi yang berasal dari Provinsi Banten berupa kegiatan melukai diri sendiri dengan berbagai senjata tajam seperti pedang, golok, atau pisau. Mengandung makna mendalam bahwa tuhan tidak akan membiarkan hambanya terluka dengan tubuh yang telah diberikan. Tradisi ini telah dianut oleh umat Islam sejak abad ke-16 di Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pasola, Sumatera Barat

Pasola merupakan upacara adat yang berasal dari Sumatera Barat dimana dua orang kesatria berkuda akan bertarung dengan tombak hingga salah satunya menyerah. Para kesatria terus bertarung dengan menusukkan tombak hingga darah bercucuran di arena. Masyarakat percaya bahwa darah yang jatuh ke tanah akan membuat tanah menjadi subur. Jika jatuh korban jiwa, sang korban akan dianggap bersalah karena telah melakukan kesalahan selama upcara adat Pasola berlangsung.

Ramuan Tongkat Madura, Madura

Tongkat Madura merupakan sebuah ramuan luar yang bertujuan untuk mengencangkan. Mengembalikan keperawanan seorang wanita dengan cara memasukkan tongkat ini ke dalam organ kewanitaan selama dua sampai tiga menit. Ramuan tongkat Madura berbentuk oval dengan diameter 1,5 cm dan panjang 10 cm yang dapat digunakan dua sampai tiga kali sehari. Tongkat Madura ini juga mampu mengatasi masalah kewanitaan lain seperti menghilangkan keputihan dan lendir-lendir kotor, mengencangkan otot organ vital, serta menghilangkan aroma tidak sedap pada organ kewanitaan.

Mumi Hitam, Papua

Tradisi mumifikasi jenazah tak hanya ada di Mesir, Suku Dani Papua juga melakukan tradisi pembalsaman yang tokoh adat yang meninggal. Tradisi mumifikasi Suku Dani Papua sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Mumi milik Suku Dani sedikit berbeda karena memiliki warna hitam pekat. Posisi tubuh duduk dan kepala menengok keatas serta mulut terbuka lebar. Teknik mumifikasi jenazah tidak melalui pembalsaman, jenazah yang baru wafat akan dijemur untuk dikeringkan lalu diletakkan di dalam sebuah gua. Setelah agak mengering dan menjadi mumi selanjutkan ditusuk dengan tulang babi dan diletakkan diatas perapian untuk menghilangkan lemak ditubuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *