Kategori
Spiritual

Sempat di Tutup, Rumah Ibadah dan Taman Bermain Jerman Dibuka Kembali

Rumah Ibadah Dibuka Kembali

Sempat Tutup – Pemerintah Jerman akhirnya membuka kembali rumah ibadah, taman bermain, museum, dan juga kebun binatang yang selama ini ditutup demi pencegahan keramaian yang dilarang.

Pemerintah Jerman sedikit demi sedikit mulai mengurangi pembatasan yang diberlakukan akibat pandemi Virus Corona COVID-19. Mereka akan membuka kembali rumah-rumah ibadah dan sejumlah ruang komunal lainnya.

Baca juga : Makanan Tradisional Khas Ramadhan Cocok untuk Berbuka Puasa

Pengurangan pembatasan ini diputuskan setelah Kanselir Jerman Angela Merkel menggelar pertemuan dengan 16 kepala negara bagian Jerman pada Kamis (1/5/2020), seperti dikutip dari DW Indonesia.

Museum, taman-taman, kebun binatang, taman bermain, dan monumen-monumen juga akan kembali dibuka dalam beberapa hari ke depan setelah ditutup akibat lockdown selama berminggu-minggu.

Merkel mengatakan bahwa kepala negara bagian akan memutuskan perihal membuka kembali gereja dan tempat ibadah lainnya. Selain itu, beberapa acara keagamaan seperti pernikahan, pembaptisan, dan pemakaman juga akan diizinkan.

Keputusan Buka Restoran Masih Dalam Kajian

Meski begitu, Merkel mengatakan keputusan untuk membuka kembali restoran-restoran pada saat ini akan menjadi keputusan yang “problematik”.

“Kita tidak bisa memeriksa apakah orang yang datang di satu meja berasal dari keluarga yang sama, atau justru dari rumah tangga yang berbeda,” ujarnya.

Merkel menggambarkan keputusan pengurangan pembatasan ini sebagai “langkah perantara” dalam perang melawan virus. Ia mengatakan bahwa daftar poker deposit 10000 langkah-langkah lebih lanjut akan diumumkan pada pekan depan.

Aturan social distancing Jerman masih akan tetap berlaku setidaknya sampai 10 Mei. Merkel dan perdana menteri 16 negara bagian Jerman akan memutuskan jika ada perpanjangan lebih lanjut pada Rabu depan.

Merkel mengatakan bahwa tujuan utama Jerman saat ini adalah sebanyak mungkin mencegah virus Virus Corona COVID-19 menyebar dengan cepat.

“Kita tidak memiliki obat apa pun, kita tidak memiliki vaksin untuk melawan virus,…oleh karena itu, tujuan kita adalah selalu memperlambat penyebaran virus,” kata Merkel. Menurutnya, Jerman telah “berhasil mencapai tujuan ini.”

Bepergian Ke Luar Negeri Tidak Dalam Agenda

Ketika ditanya apakah warga Jerman dapat bepergian ke luar negeri selama musim panas, Merkel mengatakan hal tersebut masih belum menjadi agenda pembahasan pemerintah.

Sebelumnya, pemerintahan Merkel telah memperpanjang peringatan perjalanan internasional hingga 14 Juni mendatang. Namun, pada Rabu 29 April, Menteri Luar negeri Jerman Heiko Maas mengisyaratkan Sempat Tutup bahwa beberapa negara Eropa dapat membuka kembali perbatasan mereka pada saat itu.

“Tapi tidak ada yang bisa menjanjikan ini,” pungkasnya.

Pandemi “tidak akan bertahan selamanya”

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan negara perlu melakukan pertimbangan dan penilaian yang baik agar keberhasilan yang sudah terlihat dalam mengurangi penyebaran virus Virus Corona COVID-19 tidak menjadi hal yang sia-sia.

“Kita semua tahu pembatasan ini sangat membebani kita dalam perjuangan melawan virus Virus Corona COVID-19, tetapi pembatasan ini telah membantu kita dalam memahami angka infeksi yang terjadi,” tulisnya di Twitter.

Merkel mulai mengumumkan pelonggaran pembatasan sekitar dua minggu lalu, setelah memberlakukan penguncian pada pertengahan Maret. Beberapa negara  bagian Jerman sejak saat itu bahkan telah melangkah lebih jauh dengan mengizinkan tempat-tempat ibadah, dan ruang publik. Untuk melanjutkan operasi dengan hati-hati. Kebun binatang bahkan sudah dibuka kembali di Berlin dan tiga negara bagian Jerman lainnya.

Perdana Menteri Bayern Markus Söder menekankan bahwa krisis ini “tidak akan bertahan selamanya.”

“Tapi kesabaran dan konsistensi jadi dua saran terbaik untuk kita,” tambahnya.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *