Kategori
Spiritual

Konon Ini Tanda-tanda Ada Hantu di Sekitarmu

Konon Ini Tanda-tanda Ada Hantu di Sekitarmu

Konon Ini Tanda-tanda Ada Hantu di Sekitarmu, – Mungkin kamu sering melihat penampakan hantu di beberapa media online. Atau mungkin kamu juga pernah mendengar kesaksian tentang keberadaan hantu dari teman-temanmu. Bahkan, bisa jadi kamu pernah mengalaminya secara pribadi.

Nah, konon katanya, ada beberapa tanda-tanda nyata yang bisa kamu alami manakala kamu sedang berada dekat di sekitar hantu atau makhluk supernatural. Beberapa tanda-tanda tersebut bahkan terasa sangat intens dan kuat.

Namun, benarkah hal-hal tersebut tak dapat dijelaskan secara ilmiah? Penasaran dengan jawabannya, kan? Supaya kamu gak paranoia lagi, yuk, disimak jawaban sains berikut ini.

1. Mencium bau-bau asing yang mengganggu

Apakah kamu pernah mencium bau aneh secara mendadak tanpa sebab? Jika ya, hal tersebut adalah sebuah kewajaran, kok. Pasalnya, di dunia ini ada banyak orang yang mengalami fenomena ini.

Biasanya, bau yang muncul juga akan bervariasi. Mulai dari bau bunga yang wangi, daging terbakar, bau busuk, hingga bau menyerupai darah, semua bisa muncul dalam fenomena “mengerikan” ini.

Namun, sains punya jawaban ilmiahnya. Fenomena ini disebut dengan phantosmia, yakni fenomena di saat seseorang mencium sesuatu yang sebenarnya tidak ada, seperti dicatat dalam laman Medical Xpress. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Fenomena aneh ini dapat terjadi karena otak tidak dapat menerima rangkaian data yang diambil dari indra penciuman dengan baik.

Dengan kata lain, otak yang seharusnya bertugas untuk menerjemahkan sesuatu, pada saat tertentu mengalami sedikit gangguan akibat beberapa sebab.

Penyebabnya bisa beragam, misalnya kelelahan, kerusakan pada indra penciuman, adanya penyakit (tumor) otak, hingga gejala penyakit mental seperti stres berat atau depresi. Namun, secara umum, kelelahan dan stres menjadi penyebab utama dari fenomena phantosmia ini.

2. Mendadak merinding

Perasaan merinding atau berdirinya bulu-bulu halus yang ada di permukaan kulit secara mendadak juga konon katanya sedang berada dekat dengan hantu, benarkah? Hal ini dalam dunia medis–fenomena merinding–disebut sebagai piloereksi dan horipilasi.

Laman Healthline mencatat bahwa beberapa kondisi medis tersebut adalah kondisi yang wajar dialami oleh mamalia, termasuk manusia. Gejala yang paling khas adalah naiknya bulu di permukaan kulit dan pori-pori kulit juga terlihat lebih menonjol.

3. Ketindihan pada saat tidur

Apakah kamu pernah mengalami fenomena ketindihan saat tidur? Fenomena ini disebut dengan sleep paralysis, sebuah kondisi di mana tubuh tidak bisa digerakkan, padahal mata sudah terbuka dan kondisi seakan sudah sadar.

Banyak mitos mengatakan bahwa fenomena aneh ini adalah gangguan supernatural akibat ulah makhluk tak kasatmata. Kepercayaan ini bukan hanya ada di kalangan orang-orang Asia, namun juga kebanyakan warga Eropa dan Amerika masih banyak yang percaya dengan mitos ini.

Sains menyebut sleep paralysis sebagai kejadian yang normal dan biasa saja, gak ada kaitannya dengan hantu atau makhluk gaib lainnya. Live Science dalam lamannya menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi akibat terganggunya fase pada tidur REM seseorang.

Tidur REM adalah kondisi normal bagaimana seharusnya seseorang tidur. Nah, jika tidur REM terganggu, maka akan terjadi kesalahpahaman antara otak dengan otot. Otak yang memerintahkan tubuh untuk tidur, ternyata sinyal tersebut tidak dapat diterima dengan baik oleh tubuh kita.

4. Perilaku aneh hewan peliharaan

Jika kamu memiliki anjing dan kucing kesayangan, coba deh perhatikan tingkah laku mereka. Mungkin di beberapa kesempatan, mereka pernah bertingkah laku aneh dan membuatmu cukup cemas.

Bagi anjing, melolong adalah salah satu perilaku khas yang biasanya mereka lakukan di saat-saat tertentu. Sedangkan, kucing akan menggeram pelan dan fokus dalam memerhatikan sesuatu di suatu tempat, padahal tidak ada apa-apa di tempat tersebut.

Bagaimana tanggapan sains? Bagi ahli satwa, perilaku aneh anjing dan kucing tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah. Di alam liar, nenek moyang mereka juga melakukan tingkah laku tersebut sebagai reaksi sosial di habitat aslinya.

Anjing melolong, misalnya, hal ini dilakukan bukan karena anjing melihat hantu. Melainkan, itu adalah bentuk komunikasi sosial yang sudah diwariskan secara genetik dari nenek moyang mereka, seperti dijelaskan dalam National Geographic.

Sedangkan, pada kucing yang menggeram pelan juga menunjukkan cara komunikasi yang diwariskan oleh nenek moyang kucing. Di habitat aslinya, kucing hutan akan menggeram, mendesis. Dan bahkan meludah karena mereka sedang mempertahankan teritorialnya dari kucing-kucing lainnya.

5. Adanya penampakan-penampakan aneh yang mengerikan

Pada malam hari dan kondisi tengah mencekam, mungkin kamu akan melihat beberapa bayangan atau penampakan mengerikan yang akan membuat kamu menjerit ketakutan.

Namun, sebaiknya kamu jangan terlalu takut dengan penglihatanmu itu. Selain kamu adalah orang yang beragama, ternyata ada penjelasan ilmiah mengenai penampakan hantu ini, lho.

Ya, sains menjawab bahwa penampakan ganjil yang ada di hadapan kamu lebih cenderung dipengaruhi oleh dua hal, yakni gelombang elektromagnetik dan faktor psikologis.

Seperti dicatat dalam laman Scientific American, penampakan akan hantu sebetulnya dapat dijelaskan secara ilmiah.

Pada kondisi malam hari dan sepi, gelombang elektromagnetik akan memengaruhi otak seseorang untuk mengirimkan sinyal yang kacau, apalagi jika orang tersebut berada dalam kondisi lelah secara fisik.

Gambaran-gambaran tersebut ada karena budaya setempat. Kalau di Eropa dan Amerika, vampir dan manusia serigala menjadi bayangan seram yang sering muncul.

Jadi, kalau kamu suatu saat melihat penampakan yang tak lazim, sebaiknya kamu berdoa dengan yakin dan berusahalah berpikir secara jernih dan logis. Gimana? Gak takut lagi, kan?

***

Itulah beberapa penjelasan sains dari tanda-tanda fisik yang konon dianggap sedang berada dekat dengan hantu. Semoga dengan membaca artikel kali ini, kamu gak terlalu paranoia lagi, ya!