Kategori
Society

Jenis Cinta dari Masyarakat Yunani Kuno

Jenis Cinta dari Masyarakat Yunani Kuno yang Perlu Kamu Tahu

Jenis Cinta dari Masyarakat Yunani Kuno – Hubungan cinta ternyata memiliki berbagai jenisnya lo kalau dilihat dari kepercayaan Yunani Kuno. Menurut pakar hubungan, Carol Morgan, kunci utama dalam hubungan yang sehat adalah memahami berbagai jenis cinta.

Karena setiap orang pada dasarnya memberi dan menerima cinta secara berbeda-beda. Menurut kepercayaan orang Yunani Kuno ada delapan jenis cinta yang berbeda, itu mungkin bisa kamu temukan bersama pasanganmu saat ini.

Ketika bicara tentang cinta, apa yang terpikir olehmu? Kupu-kupu di perut dan kisah romansa? Hadiah-hadiah, cokelat dan bunga? Ataukah senyum orangtua? Semua orang bisa memiliki definisinya sendiri tentang cinta. Bisa mirip satu dengan lainnya atau sangat jauh berbeda, sebab masing-masing kita terbentuk dari pengalaman yang beragam pula tentunya.

Tapi tahukah kamu, bahwa masyarakat Yunani kuno pernah mengelompokkan cinta menjadi beberapa jenis. Apa saja sih, jenis-jenisnya? Yuk,  kita bahas bersama!

  • Storge

Jenis cinta yang satu ini bisa ditemui dalam hubungan orangtua dan anak, juga dalam hubungan dengan sahabat lama. Storge tidak memiliki batasan dan dibangun berdasarkan penerimaan serta pertalian emosional yang mendalam.

Storge dipicu oleh memori. Semakin banyak memori yang dibuat bersama-sama, maka hubungan tersebut akan semakin terasa bernilai. Memori-memori tersebutlah yang menciptakan ikatan kuat antar individu.

Untuk mengutarakan cinta berjenis Storge, sesekali kita perlu membuat pengorbanan. Misalnya, memaafkan tanpa syarat, serta merelakan kesenangan pribadi demi kebahagiaan bersama. Kita juga perlu berbagi momen-momen penting dan merayakannya bersama-sama.

  • Ludus

Ludus adalah jenis cinta yang kekanakan dan penuh rayu, yang umum ditemui pada tahap-tahap awal sebuah hubungan. Jenis cinta ini mencakup perbuatan saling goda, perbuatan-perbuatan yang sarat kebahagiaan, serta tawa di antara kedua pihak.

Ludus dipicu oleh emosi. Emosi tersebutlah yang membuat kamu merasa gugup, bersemangat, dan tertarik dengan orang lain. Pasangan yang telah bersama dalam waktu lama disarankan untuk menumbuhkan ludus dalam hubungan mereka, agar kebutuhan emosional mereka lebih terpenuhi.

Ludus dapat disampaikan melalui rayuan-rayuan verbal. Jika waktunya tepat, kamu juga dapat menunjukkan sisi kekanakanmu di hadapan pasangan. Sebaliknya, pasangan juga perlu merasa bebas menunjukkan sisi kekanakannya di hadapanmu. Habiskan waktu bersama untuk bersenang-senang dan tertawa.

  • Mania

Mania adalah jenis cinta yang penuh obsesi. Mania mendorong seseorang untuk merasakan kecemburuan dan sikap posesif yang tidak beralasan. Biasanya, mania tumbuh dalam sebuah hubungan yang mengalami ketidakseimbangan eros dan ludus.

Pemicu mania adalah insting bertahan hidup. Insting tersebut mendorong seseorang untuk mempertahankan hubungan. Orang tersebut bergantung pada pasangannya untuk bisa menghargai dirinya sendiri.

Mania perlu dihindari. Caranya antara lain dengan mengidentifikasi dorongan obsesif maupun posesif dalam diri, kemudian menahan diri agar tidak bertindak berdasarkan dorongan tersebut. Saat dorongan itu timbul, fokuslah untuk memberi perhatian pada dirimu sendiri. Yang terpenting, berikan kepercayaan pada hubungan yang sedang kamu jalani.

Setelah membaca beberapa jenis cinta menurut masyarakat Yunani di atas, dapatkah kamu mengidentifikasi cinta apa saja yang kamu miliki? Mudah-mudahan sekarang kamu bisa mengutarakan rasa cintamu dengan cara yang tepat, ya!