Kategori
Spiritual

Hukum-Hukum Sukses Spiritual

Spiritual – Walaupun sampai pada detik ini kita belum mendapatkan kesuksesan, mungkin ada beberapa niat atau tindakan yang secara tidak kita sadari menyalahi aturan atau kehendak alam.

Baca juga : Kelemahan yang Menandakan Level Kecerdasan di Atas Rata-Rata

Menurut Deepak Chopra, transformation coach dan penulis buku-buku spiritual, sukses adalah perpanjangan dari kebahagiaan dan kemampuan untuk memenuhi impian kita tanpa usaha. Dalam bukunya The Seven Spiritual Laws of Success, a menuliskan 7 hukum yang perlu dilakukan seseorang untuk meraih sukses secara spiritual, yaitu:

1. The Law of Pure Potentiality
Ketika kita sepenuhnya menyadri bahwa dirikita memiliki salah satu potensi murni dari kekuatan sang Pencipta, maka kita akan mampu menciptakan segala sesuatu dan memenuhi kehendak impian kita.

2. The Law of Giving
Di dunia ini berlaku hukum pertukaran yang dinamis antara memberi dan menerima. Prinsipnya semakin banyak kita menerima, semakin banyak pula kita memberi kepada orang lain. Dengan begitu, energi ini akan terus mendatangkan keberlimpahan dalam kehidupan kita.

3. The Law of Cause and Effect
Seperti ungkapan, “Apa yang Anda tabur adalah apa yang Anda tuai.” Apa yang kita alami di masa depan, tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini. Jadi, jika kita ingin memperoleh kebahagiaan atau kesuksesan, kita harus belajar menabur kebahagiaan atau kesuksesan kepada orang lain.

4. The Law of Least Effort
Hukum alam sebenarnya menunjukkan bahwa kita dapat meraih segala yang diinginkan dengan usaha minimal atau bahkan tanpa perlu melakukan apapun. Bila Anda mencari kekuasaan atau uang demi ego, Anda akan menghabiskan energi dan mengejar ilusi kebahagiaan. Namun jika kita melakukan sesuatu dimotivasi oleh cinta dan keseimbangan, energi Anda berlipat dan dapat meraih kesuksesan dengan sendirinya.

5. The Law of Intention and Disire
Kesesuaian niat dan keinginnan adalah kunci terpenuhinyab sebuah cita-cita. Niat dan keinginan mengarah pada kemurnia ilahi akan menghasilkan kekuatan yang besar untuk memperoleh kesuksesan.

6. The Law of Dectachment
Kesediaan kita untuk melepaskan diri dari ‘penjara’ masa lalu dan segala bentuk kemelekatan duniawi, akan memberikan kebebasan kita untuk mencipta dan menumbuhkan kebijaksanaan.

7. The Law of Purpose in Life
Setiap orang punya misi hidup, serta keunikan dan bakat tersendiri yang dapat disumbangkan kepada orang lain. Ketika kita mampu memadukan antara bakat dan keinginan berbagi untuk sesama, kita akan menemukan misi hidup dan kesuksesan yang sesungguhnya.

Tidak salah juga kalau kita ingin menjadi kaya, asalkan itu bukan menjadi tujuan utama dan disikapi dengan benar. Jangan sampai karena kita fokus pada kekayaan, ketika tidak memperolehnya, lalu kita merasa kecewa, tidak berguna atau bahkan bunuh diri. Kaya di sini bukan hanya kaya materi semata. Artinya, apapun ‘kelebihan’ yang kita miliki (baik itu materi maupun non-materi), kita tidak boleh lupa berbagi kepada orang lain. Pada akhirnya, kesuksesan bukanlah tujuan. Tetapi perjalanan panjang untuk menuntun kita menemukan misi hidup yang sejati.

Sumber : pesona.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *