Kategori
Spiritual

Cara Meningkatkan Imunitas untuk Lansia

Cara Meningkatkan Imunitas untuk Lansia

Cara Meningkatkan Imunitas untuk Lansia – Sistem kekebalan tubuh cenderung melemah dan menjadi kurang tanggap dalam melawan infeksi seiring bertambahnya usia. Inilah salah satu alasan risiko komplikasi lebih tinggi terjadi pada lansia yang tertular berbagai macam virus, termasuk corona (Covid-19).

Lansia juga perlu melakukan vaksin setiap tahunnya untuk mencegah flu musiman dan mengurangi potensi penyakit terkait flu hingga 40-60 persen, mengutip Healthline. Sebab komplikasi flu bisa sangat parah pada lansia.

Diperlukan waktu hingga dua minggu untuk vaksin flu agar menjadi efektif. Vaksin flu bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menciptakan antibodi yang dapat membantu melindungi lansia dari infeksi.

Mengingat virus Daftar Poker IDNPlay terus berevolusi atau berubah dari tahun ke tahun, para lansia hendaknya mengulang vaksinasi setiap tahun, dan dapatkan vaksinasi flu dari pihak medis tepercaya seperti rumah sakit atau klinik.

Imunitas ibarat sistem pertahanan tubuh, yang terdiri atas sel, jaringan, dan organ yang kompleks, mengutip WebMD. Semuanya bersama-sama melindungi tubuh dari benda asing penyebab infeksi, seperti bakteri dan virus. Sayangnya, semakin berumur, kemampuan imun dalam melindungi tubuh dapat berkurang.

Meski demikian, terdapat strategi yang bisa diterapkan oleh para lansia untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan menggabungkan gaya hidup sehat dan aktif, berpotensi memperkuat kesehatan sistem kekebalan tubuh mereka untuk mencegah dan melawan penyakit dengan lebih baik di usia keemasan mereka.

Terkesan sepele, namun mencuci tangan adalah salah satu inovasi terbesar dalam sejarah dunia kedokteran.

Makan makanan yang sehat dan kaya nutrisi

Sering mencuci tangan dapat membantu mencegah diri sendiri dari kontak penyakit maupun menyebarkan kuman ke orang lain. Banyak penyakit yang menyebar akibat malas menjaga kebersihan tangan bersih, seperti pilek, flu, hepatitis A, cacar, meningitis, dan sebagainya.

Agar lansia dan orang sekitarnya tetap sehat, biasakan mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan, makan, merawat orang sakit, setelah menggunakan toilet, mengobati luka, mengganti popok, batuk atau bersin, setelah bersih-bersih dan menyentuh sampah.

Pastikan untuk selalu menggosok tangan dengan sabun setidaknya 20 detik kemudian bilas dengan air mengalir. Menjaga kesehatan tak hanya sebatas mencuci tangan, namun juga berlaku untuk menerapkan kebersihan diri secara umum dan tempat tinggal atau lingkungan.

Kebiasaan jorok sudah tentu akan membawa berbagai macam penyakit dan menularkannya ke orang lain. Berikut tips meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas untuk lansia, dikutip dari berbagai sumber.

Makan makanan yang sehat dan kaya nutrisi adalah cara lain untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat agar dapat melawan virus.

Semakin tua, kebutuhan nutrisi dan kebiasaan makan dapat berubah karena berbagai alasan, dan kebanyakan lansia cenderung kekurangan kalsium, vitamin D, vitamin B12, kalium (potassium), dan serat. Lansia bisa meningkatkan asupan berikut untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya:

– protein : telur, tempe, tahu, kacang-kacangan
– vitamin A : ikan kod, ubi, wortel, brokoli, bayam, hati sapi
– vitamin B12 : daging tanpa lemak, sereal atau oatmeal, ikan dan makanan laut (seafood)
– kalsium dan vitamin D : susu dan yoghurt
– potassium dan serat : pisang, apel, mangga, bayam, brokoli, kentang, ubi, jamur, timun
– Mengganti nasi putih dengan nasi merah, mengurangi asupan gula, lemak, maupun makanan olahan.

Selain sistem kekebalan tubuh melemah, tidak makan makanan sehat dan bergizi buruk juga dapat mengganggu kesehatan jantung, menyebabkan diabetes, melemahkan tulang dan otot, memicu kanker, bahkan penyakit degeneratif lainnya.

Bahkan, ketika terserang gejala flu biasa sekalipun orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas dapat memiliki risiko komplikasi yang lebih besar. Karenanya ketahui 9 cara meningkatkan imunitas untuk lansia agar terhindar dari serangan penyakit dan infeksi.